Rabu, 10 Juli 2013

LAPORAN AKHIR KULIAH KERJA NYATA (KKN-PM) KKN PEMBERDAYAAN MASYARAKAT


BAB I
PENDAHULUAN


A.    Latar Belakang
Universitas Muhammadiyah Bengkulu Pemberdayaan Masyarakat (KKN-PM-PM) diartikan sebagai keintegrasian secara menyeluruh baik dibidang keahliaan atau disiplin ilmu pengetahuan untuk mengaplikasikan teori-teori yang dimilikinya ke dalam sebuah wujud nyata pengabdian kepada masyarakat. Universitas Muhammadiyah Bengkulu Pemberdayaan Masyarakat (KKN-PM-PM) merupakan program yang harus diikuti semua mahasiswa yang telah memenuhi persyaratan akademik, dimana pelaksanaan KKN-PM ini merupakan proses yang sangat penting terhadap kelangsungan proses akhir masa perkuliahan sebagai salah satu persyaratan dan kelulusan mahasiswa.
Dengan wahana Universitas Muhammadiyah Bengkulu Pemberdayaan Masyarakat (KKN-PM-PM) ini, mahasiswa diharapkan dapat mengaktualisasikan disiplin ilmu yang masih dalam tataran teoritis terhadap realisasi praktis dengan bentuk pengabdian langsung kepada masyarakat, di samping penelitian yang dilakukan sebagai usaha pengembangan ilmu yang didapat sebelumnya. Selain itu, Universitas Muhammadiyah Bengkulu Pemberdayaan Masyarakat (KKN-PM-PM) juga memiliki keterampilan dalam mengatasi dan mengeliminir masalah-masalah yang terjadi di tengah masyarakat sebagai media untuk belajar membangun hubungan yang integral dalam komunitas masyarakat, sebagai obyek utama yang akan dihadapi kelak setelah menyelesaikan studi.
Universitas Muhammadiyah Bengkulu Pemberdayaan Masyarakat (KKN-PM-PM) sangat besar manfaatnya bagi para mmahasiswa maupun masyarakat pada umumnya, dimana Universitas Muhammadiyah Bengkulu Pemberdayaan Masyarakat (KKN-PM-PM) dilaksanakan demi mendapatkan pengalaman di lapangan karena mengandung makna yang sangat penting yaitu pendidikan dan pengabdian mahasiswa yang diwujudkan dalam pengenalan dan penghayatan tentang pembangunan masyarakat serta berusaha menciptakan metode-metode pemecahan berbagai masalah dengan menggunakan kemampuan dan keterampilan yang sangat tepat terhadap situasi yang berkaitan dengan perkembangan masyarakat dalaam upaya menerapkan hasil kegiatan perkuliahan yang pernah ditempuh .
Keberadaan perguruan tinggi pada hakekatnya adalah memenuhi tuntutan dinamika pembangunan dan kebutuhan masyarakat di bidang jasmani dan rohani serta mahasiswa dituntut mampu membina, mengembangkan atau menyebarluaskan ilmu pengetahuan, teknologi, dan seni kepada masyarakat melalui salah satu darma yang harus dilaksanakan secara institusional dan professional.
Kuliah pengabdian mahasiswa ini merupakan perwujudan dari partisipasi Perguruan Tinggi dalam upaya mengembangkan dan peningkatan pemberdayaan serta partisipasi masyarakat terhadap tuntutan kemajuan zaman melalui perkembangan iptek melalui mahasiswa. Dalam kegiatan ini, mahasiswa akan memiliki berbagai pengalaman, mulai dari berusaha untuk beradaptasi, bersosialisasi, dan saling membantu dalam menjalankan berbagai program kerja hingga memberikan solusi terhadap problematika yang timbul dalam internal peserta KKN-PM maupun yang terjadi di tengah-tengah masyarakat majemuk seperti di Kelurahan Betungan. Oleh karena itu, sarana pengembangan akademis mahasiswa Universitas Muhammadiyah Bengkulu perlu mengembangkan dan meningkatkan serta melaksanakan program aksinya sebagai perwujudan dari “Tri Dharma Perguruan Tinggi” yang utuh, sehingga bisa memahami dan menghayati fenomena social di masyarakat secara riil, sebagai pengembangan program dalam proses belajar dan mengajarkan kepada mahasiswa denngan salah satu program yang cukup strategis adalah melalui Universitas Muhammadiyah Bengkulu Pemberdayaan Masyarakat (KKN-PM-PM).
Universitas Muhammadiyah Bengkulu Pemberdayaan Masyarakat (KKN-PM-PM) mahasiswa Universitas Muhammadiyah Bengkulu sebagai bentuk pengabdiaan ilmu pengetahuan yang dilaksanakan oleh mahasiswa denngan bimbingan fakultas dan Pemerintah Daerah serta Kopertais Wilayah kota Bengkulu adalah pendekatan-pendekatan berbasis multidisiplin. Kuliah pengabdian mahasiswa ini merupakan gemblengan multi selektif kearah pengembangan, motivasi dan persepsi, dimana mahasiswa tersebut melaksanakan pengabdiannya.
Laporan ini merupakan dokumentasi kerja siswa dalam melaksanakan Universitas Muhammadiyah Bengkulu Pemberdayaan Masyarakat (KKN-PM-PM) di Kelurahan Betungan Kecamatan Selebar Kota Bengkulu.



B.     Dasar dan Landasan Universitas Muhammadiyah Bengkulu Pemberdayaan Masyarakat (KKN-PM-PM)
1.      Undang-undang RI Nomor 20 Tahun 2003, tentang Sistem Pendidikan Nasional
2.      Undang-undang RI Nomor 14 Tahun 2005, tentang Guru dan Dosen
3.      Kepmenkowasbangpan Nomor 38 Tahun 1999, tentang Kedudukan dan Tugas Dosen
4.      Peraturan Pemerintah RI Nomor 19 tahun 2005, tentang Standar Nasional Pendidikan
5.      Peraturan Pemerintah Nomor 60 tahun 1999, tentang Pendidikan Perguruan Tinggi
6.      Keputusan Menteri Agama RI Nomor 44 tahun 1988, tentang persyaratan status terdaftar, diakui dan disamakan program strata satu (S.1) Perguruan Tinggi Islam Swasta
C.    Tujuan Pelaksanaaan KKN-PM
Adapun tujuan penyelenggaraan Universitas Muhammadiyah Bengkulu Pemberdayaan Masyarakat (KKN-PM-PM) di Kelurahan Betungan Kecamatan Selebar Kota Bengkulu hendak dicapai diantaranya :
1.      Meningkatkan empati dan kepedulian mahasiswa
2.      Melaksanakan terapan ipteks secara teamwork dan interdisipliner
3.      Menanamkan nilai kepribadian :
-          Al – islam dan kemuhammadiyahan
-          Nasionalisme dan pancasila
-          Keuletan, etos kerja dan tanggung jawab
-          Kemandirian, kepemimpinan dan kewirausahaan
4.      Meningkatkan daya saing daerah dan nasional
5.      Menanamkan jiwa peneliti dan entrepreuners
-          Eksploratif dan analisis
-          Mendorong learning community dan learning society

D.    Manfaat Pelaksanaan KKN-PM
Sesuai denngan tujuan diatas, maka manfaat yang ingin diperoleh dari kegiatan Universitas Muhammadiyah Bengkulu Pemberdayaan Masyarakat (KKN-PM-PM) di Kelurahan Betungan Kecamatan Selebar Kota Bengkulu :
1.      Bagi Mahasiswa
a.       Mahasiswa mampu mengkolaborasikan dan mengaplikasikan teori-teori praktis yang dimiliki serta bagaimana cara bermasyarakat dikaitkan dengan ilmu-ilmu yang telah dpelajari selama mengikuti materi perkuliahan di Universitas Muhammadiyah Bengkulu.
b.      Memperdalam pengertian mahasiswa tentang cara berfikir dan bekerja secara interdisipliner, sehingga daapat menghayati adanya ketergantungan, keterkaitan, dan bekerja antar sector.
c.       Menambah pengetahuan bagaimana cara bermasyarakat yang sesuai dengan norma-norma yang berlaku di masyarakat, baik norma tersurat maupun tersirat.
d.      Mencari, menemukan dan berusaha turut andil dalam memecahkan masalah dengan menerapkan konsep dan teori ilmiah yang telah dimiliki secara objektif komprehensif.
2.      Bagi Universitas Muhammadiyah Bengkulu
a.       Memperoleh umpan balik sebagai hasil pengintegrasian keilmuan mahasiswanya melalui proses pembanggunan fisik maupun non fisik ditengah-tengah masyarakat dan pembenahan masyarakat, sehingga kurikulum yang disusun di Perguruan Tinggi dapat disesuaikan dengan tuntutan yang aada di masyarakat sekarang dan yang akan datang.
b.      Memperoleh berbagai kasus yang dapat digunakan sebagai contoh dalam memberikan materi perkuliahan dan menemuka berbagai masalah untuk pengembangaan penelitian.
c.       Mewujudkan fungsi Tri Dharma Perguruan Tinggi secara terpadu, selaras dan langsung kepada masyarakat.
d.      Memantapkan program observasi pendidikan dan studi lapangan sebagai sarana belajar dan latihan pengabdian pada masyarakat dalam rangka menunjang pembangunan tepat guna
3.      Bagi Masyarakat dan Pemrintah
a.       Memperoleh bantuan pemikiran dan tenaga serta ilmu, teknologi dan seni dalam merencanakan dan melaksanakan pembangunan yang diharapkan.
b.      Membantu masyarakat dan pemerintah daerah untuk meningkatkan pelaksanaan pembangunan dalam berbagai bidang terutama bidang pendidikan formal, non formal dan informal.
c.       Meningkatkan kesadara masyarakat untuk aktif dan kreatif dalam pembangunan kelurahan swasembada sesuai dengan program pmerintah daerah
E.     Waktu dan Tempat Kegiatan
Universitas Muhammadiyah Bengkulu Pemberdayaan Masyarakat (KKN-PM-PM) Universitas Muhammadiyah Bengkulu dilaksanakan di kelurahan Betungan kecamatan Selebar Kota Bengkulu mulai tanggal 16 juli 2012 sampai dengan 10 september 2012, adapun Sekretariat KKN-PM - PM yang ditempati mahasiswa kelompok Betungan 1 bertempat ditengah-tengah masarakat tepatnya di RT 19, RW 02 kelurahan Betungan kecamatan Selebar Kota Bengkulu.

F.     Langkah-langkah dan Metode Kegiatan
Pelaksanaan Universitas Muhammadiyah Bengkulu yang dilaksanakan di kelurahan Betungan kecamatan Selebar Kota Bengkulu mulai tanggal 16 juli 2012 sampai dengan 10 september 2012 memiliki langkah dan metode yang dijadikan bahan rujukan.
Kegiatan tersebut mencakup tiga hal pokok yaitu pengabdian masarakat, pemerintahan dan pengaajaran, adapun langkah-langkah yang kami lakukan dalam program KKN-PM PM tersebut adalah dengan membuat rencana kegiatan yang akan dilaksanakan selama KKN-PM PM dengan menggunakan metode sebagai berikut:
1.      Pendekatan Persuatif
Pendekatan ini menitikberatkan kepada ide, sikap, dan usaha-usaha masarakat atas dasar perubah kontak terarah dan selektif yang datangnya dari pihak luar sehingga menimbulkan motivasi, kreasi dan inovasi bagi masarakat untuk mampu berpikir dan berbuat sesuai dengan kebenaran.
2.      Pendekatan Empirik, Normatik dan Edukatif
Yaitu kepedulian terhadap norma-norma yang berlaku baik norma tersirat maupun norma yang tersurat di masarakat.
3.      Pendekatan Andragogi
Yaitu system pembelajaran dengan prinsif partisipasi dan seni untuk mambantu masarakat setempat dalam belajar dan membelajarkan.
4.      Pendekatan Kelembagaan
Pendekatan yang memperhitungkan keterkaitan dan kesepadanan dengan dinas instansi pemerintah maupun swasta dan organisasi social dalam mempercepat proses pembangunan dan daya pikir modern, kreatif dan inovatif.

G.    Sistematika Penulisan Laporan
Sistematika penulisan ini mengacu kepada acuan atau program yang di susun berdasarkan ketentuan-ketentuan yang diberiakan oleh Universitas Muhammadiyah Bengkulu. Penulisan laporan ini mengguanakan metode naratif derkrifif yaitu metode pemaparan dan menggambarkan data-data serta aspek pendukung yang sesuai dengan penelitian lapangan di tempat KKN-PM PM, di tambah dengan penggunaan aspek wawancara dan profil kelurahan Betungan kecamatan Selebar Kota Bengkulu.

BAB II
PELAKSANAAN KEGIATAN KKN-PM PM


A.    Deskripsi Daerah/Lokasi KKN-PM-PM III UMB
1.      Letak Geografis Kelurahan Betungan
Kelurahan Betungan adalah salah satu kelurahan yang terletak di ...................................... dan berada di daerah kecamatan selebar dengan:
a.       Tinggi pusat pemerintahan kelurahan Betungan dari permukaan laut ........... Mdl
b.      Iklim kelurahan Betungan beriklim sedang dengan suhu udara rata-rata berkisar ............... dengan curah hujan rata-rata ............ Mm, dengan jumlah bulan hujan dalam satu tahun ...... bulan.
c.       Jarak Pusat pemerintahan kelurahan dengan:
1)      Ibu Kota kecamatan    :  Km, Dengan waktu tempuh ...... menit dengan kendaraan bermotor dan ........menit dengan berjalan kaki
2)      Ibu kota kabupaten     :....Km, dengan waktu tempuh ...... jam dengan kendaraan bermotor dan ........ jam dengan berjalan kaki.
3)     Ibu kota provinsi         :........ Km, dengan jarak tempuh ..... jam dengan kendaraan bermotor dan ..... jam dengan berjalan kaki.
d.      Batas-batas kelurahan Betungan
1)      Sebelah utara berbatasan dengan keluraha ...........
2)      Sebelah selatan berbabatasan dengan kelurahan ...............
3)      Sebelah timur berbatasan dengan kelurahan .......
4)      Sebelah barat berbatasan dengan kelurahan ..........
2.      Luas Wilayah Kelurahan Betungan
Kelurahan Betungan kecamatan Selebar Kota Bengkulu mempunyai luas wilayah ..........Ha/m2 yang terdiri dari:
a.         Luas pemukiman                           : ..........Ha/m2
b.      Luas persawahan                           : ......... Ha/m2
c.       Luas perkebunan                           : ............ Ha/m2
d.      Luas kuburan                                 : ........... Ha/m2
e.       Luas pekarangan                           : ........... Ha/m2
f.       Luas taman                                    : -
g.        Perkantoran                                   : ......... Ha/m2
h.      Luas perasana lainnya                   : ........ Ha/m2
3.      Lembaga Kemasyarakatan 
a.       LKMD/LKMK/LPM        : dengan Jumlah pengurus ... orang
b.      PKK                                  : dengan jumlah pengurus .... orang
c.       RW                                    : 6 Unit dengan jumlah pengurus ... orang
d.      RT                                     : 24 unit dengan jumlah pengurus ... orang
e.       Karang taruna                    : dengan jumlah  pengurus ... orang
f.       Kelompok tani                   : 4 unit dengan jumlah pengurus .... orang
g.      Organisasi keagamaan       : 7 unit dengan jumlah pengurus .... orang
h.      Kelompok gotong royong : ..... unit dengan jumlah .... orang

4.      Sarana Perekonomian, Perusahaan/ Usaha
a.       Koperasi simpan pinjam                            :... unit
b.      Kelompok simpan pinjam                          : ... unit
c.       Lembaga keuangan non bank                    : ... unit
d.      Industry makanan                                                 : .... unit
e.       Industry alat rumah tangga                       : .... unit
f.       Industry bahan material                            : .... unit
g.      Rumah makan / restoran                            : ....unit
h.      Kios /took                                                  : .... unit
i.        Swalayan                                                   : .....unit
j.        Industry caroseri                                       : ...unit
k.      Pengecer gas dan minyak                          : ......... unit
l.        Usaha air minum/isi ulang                         : ......... unit
m.    Tukang kayu                                              : ...... orang
n.      Tikang jahit                                               : .......orang
o.      Tukang cukur                                            ;..... orang
p.      Tukang servis elektronik                           : .......orang
q.      Tukang besi                                               : .....orang
r.        Tukang gali sumur                                     : ...... orang
s.       Tukang pijat                                              : ...... orang
t.        Tukang las                                                 : ......orang
u.      Kontrakan rumah                                      : ......unit
5.      Sarana pendidikan
Sarana pendidikan di kelurahan Betungansampai akhir april adalah sebagai berikut:
a.       Kelompok bermain PAUD                        : ... Buah
b.      Taman kanak-kanak (TK)                          : ... Buah
c.       SD Negeri                                                             : ....Buah
d.      MI swasta/Negeri                                      : .... Buah
e.       TPQ/RA                                                    : .... Buah
f.       Pontren                                                      : .... Buah
g.      Madrasah Diniyah                                     : .... Buah
Sarana keagamaan :
a.       Mesjid jami’                                              :  ... Buah
b.      Mushola                                                     : .... Buah
c.       Majlis ta’lim                                              : ..... Buah
Saran dan prasarana kesehatan :
a.       Dokter umum                                            : ....orang
b.      Dokter gigi                                                : .... orang
c.       Dukun bersalin                                          : .... orang
d.      Bidan                                                         : .... orang
e.       Perawat                                                     : .... orang
f.       Dokter praktek                                          : .... orang
g.      Puskesmas                                                 : .....Unit
h.      Posyandu                                                   : .... Unit
Dengan kegiatan Posyandu sebagai berikut:
1.      .....
2.      .....
3.      .....
6.      Data Dinamis
a.       Sarana kerja dan kantor kelurahan                                                            :-
b.      Telepon                                                      : ... Buah
c.       Mesin tik                                                   : ... Buah
d.      Komputer                                                  : ... buah
e.       Meja kerja                                                  : ... buah
f.       Kursi kerja                                                 : ... buahi
g.      Kursi tamu                                                 : ... buah
h.      Lemari arsip                                               : ...buah
i.        Alai Kelurahan                                                      : ... buah
j.        Kendaraan dinas roda dua                                    : ...unit
k.      Berankas                                                    : ... buah
l.        Mesin hitung                                             : ... buah





7.      Kependudukan                                                        
Jumlah kependudukan Kelurahan Betungan Kecamatan Selebar
No
Uraian
Laki - laki
perempuan
Jumlah
1
Jumlah KK




Jumlah Penduduk



Usia :



0 – 4 Tahun



5 – 9 tahun



10 – 14 Tahun



15 – 19 Tahun



20 – 24 Tahun



25 – 29 Tahun



30 – 34 Tahun



35 – 39 Tahun



40 – 44 Tahun



45 – 49 Tahun



50 – 54 Tahun



55 – 59 Tahun



60 – 64 Tahun



64 Tahun keatas



Kesejahtraan Keluarga



Pra KS



KS 1



KS  II



KS III



KS III Plus




8.      Data Infrastruktur
a.       Panjang Jalan Aspal                                  : ........ M
b.      Panjang Jembatan Beton                           : ....... M
c.       Jumlah Jembatan Beton                            : ..... buah
d.      Jumlah Jembatan Kayu                             : ..... buah
e.       Jumlah pangkalan ojeg                              : ..... buah
f.       Angkutan Perkotaan                                 : ...... unit
g.      Ojeg                                                          : ..... unit
h.      Wartel                                                       : ..... unit
i.        Warnet                                                     : .... unit
j.        Jumlah TV                                                 : .... unit
k.      Jumlah Parabola                                        : ..... unit
l.        Ari Minum dari mata air                           :  ... unit
m.    Summer gali                                              : .... unit
n.      Sumur Pompa                                            : .... unit
o.      MCK                                                         : .... Unit
p.      Prasarana dan sarana lain
1)      Kantor                          : ... buah
2)      Puskesmas                                :-
3)      Puskesmas pembantu                :-
4)      Gedung Sekolah Dasar : ... buah
q.      Kelembagaan
1)      ............................
2)      ...........................
3)      .........................
4)      Organisasi Pengerak PKK di Kelurahan Betungan telah        
            melaksanakan kegiatan sebagai berikut :
1.      .................
2.      ................
3.      ..............

B.     Kegiatan Universitas Muhammadiyah Bengkulu Pemberdayaan Masyarakat (KKN-PM-PM)
1.      Kegiatan Pra-pelaksanaan Kuliah Kerja Nyata Pemberdayaaan Masyarakat (KKN-PM-PM)
Sebelum melaksanakan kegiatan Kuliah Kerja Nyata Pemberdayaaan Masyarakat (KKN-PM-PM) terlebih daulu diadakan pembekalan materi Universitas Muhammadiyah Bengkulu yang diselenggarajakan oleh panitia Kuliah Kerja Nyata Pemberdayaaan Masyarakat (KKN-PM-PM) Universitas Muhammadiyah Bengkulu. Adapun maksud dari kegiatan ini adalah member gambaran kepada mahasiswa tentang bagaiamana caranya bermasarakat khususnya dilokasi masing-masing yang telah ditentukan oleh panitia sehingga mahasiswa lebih dapat mempersiapkan diri. Selain itu Kuliah Kerja Nyata Pemberdayaaan Masyarakat (KKN-PM-PM) Universitas Muhammadiyah Bengkulu menitikberatkan pada Pemberdayaan masyarakat terutama untuk pemberdayaan Cabang dan Ranting Muhammadiyah di Wilayah provinsi Bengkulu.
Pembekalan Kuliah Kerja Nyata Pemberdayaaan Masyarakat (KKN-PM-PM) ini dilaksanakan di Gedung Auditorium Kampus II UMB, pada tanggal 7-30 Juni 2012 yang wajib di ikuti oleh seluruh mahasiswa Universitas Muhammadiyah Bengkulu yang sudah terdaftar sebagai peserta Kuliah Kerja Nyata Pemberdayaaan Masyarakat (KKN-PM-PM).
Kegiatan pembekalan Kuliah Kerja Nyata Pemberdayaaan Masyarakat (KKN-PM-PM) meliputi pemberian materi mengenai bagaimana menemukan jati diri, bagaimana menjadi guru yang professional dan penjelasan mengenai tatacara pelaksanaan Kuliah Kerja Nyata Pemberdayaaan Masyarakat (KKN-PM-PM) sampai dengan penyusunan laporan Kuliah Kerja Nyata Pemberdayaaan Masyarakat (KKN-PM-PM).
Penyerahan mahasiswa ke kelurahan Betungan Kota Bengkulu yang dilanjutkan penyerahan oleh pembimbing kepada kepala kelurahan Betungan Kecamatan Selebar. Mahasiswa yang diserahkan ke kepala kelurahan Betungan Kecamatan Selebar berjumlah 32 orang yang terdiri dari 3 kelompok. Serah terima ini dilaksanakan pada hari senin tanggal 16 Juli 2012 pukul 09.00 WIB bertempat di kantor kelurahan Betungan .
 Sebelum mahasiswa memulai pelaksanaan kegiatan Kuliah Kerja Nyata Pemberdayaaan Masyarakat (KKN-PM-PM) di kelurahan Betungan Kecamatan Selebar kota Bengkulu di agendakan seperti di bawah ini:
no
Kegiatan
waktu
1.
Persiapan
Mei 2012
2.
Pendaftaran
16 Mei -5 Juni 2012
3.
Kuliah pembekalan :


Gelombang I
Gelombang II
Gelombang III
Gelombang IV
-          07 juni – 09 juni 2012
-          14 juni – 16 juni 2012
-          21 juni – 23 juni 2012
-          28 juni – 30 juni 2012
4.
Upacara pelepasan
14 juli 2012
5.
Pemberangkatan
16 juli 2012
6.
Monev
Berkali / tentatif
7.
Penjemputan/pemulangan
10 September 2012
8.
Pelaporan
24 September 2012
9.
Penerimaan penilaian dari DPL
29 September 2012
10.
Penilaian akhir
08 Oktober 2012
11.
Pembagian sertifikat
15 Oktober 2012

2.      Pelaksanaan Kuliah Kerja Nyata Pemberdayaaan Masyarakat (KKN-PM-PM)
Kuliah Kerja Nyata Pemberdayaaan Masyarakat (KKN-PM-PM) ini diperogramkan selama 45 hari pelaksaannya, Alhamdulillah dapat mencapai sasaran sesuai dengan program yang dibuat oleh para peserta Kuliah Kerja Nyata Pemberdayaaan Masyarakat (KKN-PM-PM) dan program wajib yang dicantumkan dalam buku KKN-PM Universitas Muhammadiyah Bengkulu.
Pelaksanaan Kuliah Kerja Nyata Pemberdayaaan Masyarakat (KKN-PM-PM) selama 45 hari yaitu mulai tanggal 16 juli 2012 sampai dengan 10 September 2012 dilaksanakan di masyarakat di kelurahan Betungan yang tediri dari 2 RW dan 13 RT.
Pelaksanaan Kuliah Kerja Nyata Pemberdayaaan Masyarakat (KKN-PM-PM) dilaksanakan sejak hari Senin tanggal 16 juli 2012 sampai dengan 10 September 2012dengan rincian kegiatan sebagai berikut:
a.       Studi pendahuluan
b.      Penyusunan program kerja
c.       Pelaksanaan program kerja
Adapun program kegiatan Kuliah Kerja Nyata Pemberdayaaan Masyarakat (KKN-PM-PM) dengan rincian diatas kami buat dalam bentuk laporan dua mingguan yang laporannya sebagaimana dipaparkan di bawah ini:





BAB III
REALISASI PROGRAM/KEGIATAN
LAPORAN HASIL KEGIATAN DUA MINGGUAN
KKN-PM UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH BENGKULU KELOMPOK BETUNGAN I

KELURAHAN         : BETUNGAN
KECAMATAN         : SELEBAR
KOTA                        : BENGKULU
A.    KEGIATAN ORIENTASI DAN PENYUSUNAN PROGRAM KEGIAATAN DILOKASI KKN-PM PADA MINGGU I
Pada minggu pertama kegiatan Kuliah Kerja Nyata Pemberdayaaan Masyarakat (KKN-PM-PM) meliputi kegiatan persiapan dan pendekatan,inventarisasi
dalam kegiatan bidang :
1.      Keagamaan
2.      Pemerintahan
3.      Bidang social,ekonomi budaya dan hukum
4.      Pendidikan
5.      Kesehatan
6.      serta kegiatan pnyusunan kegiatan program kerja.
1.      Persiapan dan pendekatan
Dalam kegiatan persiapan dan pendekatan ini kami seluruh anggota Kuliah Kerja Nyata Pemberdayaaan Masyarakat (KKN-PM-PM) Kelompok Betungan I. setelah dilaksanakn acara penyerahan KKN-PM oleh kordinator KKN-PM tingkat kecamatan kepada bapak wali kota Bengkulu yang dilanjutkan dengan penyerahan dari Dosen Pembimbing Lapangan kepada kepala kelurahan Betungan, kami langsung menuju lokasi terutama kantor kepala kelurahan Betungan untuk melakukan sosialisasi dan perkenalan dengan aparat kelurahan dan tokoh masyarakat yang dilanjutkan dengan menentukan tempat sebagai posko kegiatan Kuliah Kerja Nyata Pemberdayaaan Masyarakat (KKN-PM-PM) UMB di kelurahan Betungan.
2.      Inventarisasi
Dalam kegiatan ini kami melakukan kegiatan pendataan,konsultasi dan survey yang meliputi keberadaan masyarakat,potensi wilayah, serta bidang-bidang yang berkaitan dengan program Kuliah Kerja Nyata Pemberdayaaan Masyarakat (KKN-PM-PM)
Adapun kegiatan inventarisasi atas bidang-bidang yang berkaitan dengan bidang kegiatan Kuliah Kerja Nyata Pemberdayaaan Masyarakat (KKN-PM-PM) tersebut dapat kami jelaskan sebagi berikut :
a.       Bidang keagamaan
Dalam bidang keagamaan kegiatan inventarisasi meliputi :
1)      Pendataan sekaligus melaksanakan kunjungan/silaturahmi ke tokoh masyarakat khususnya para alim ulama setempat melalui majlis ta’lim yang ada di kelurahan Betungan
2)      Pendataan dan observasi PAUD dan TPQ
3)      Konsultasi system pengajaran dan jumlah murid
b.      Bidang pendidikan
1)      Inventarisasi data sekolah,murid,dan system KBM yang ada di kelurahan Betungan
c.       Bidang administrasi dan pemerintahan
1)      Konsultasi terhadap kelengkapan administrasi pemerintahan kelurahan yang ada di kantor kelurahan Betungan
d.      Bidang social,ekonomi budaya dan hukum
1)      Melakukan wawancara dengan masyarakat yang terdiri dari pengusaha local,petani,pedagang,buruh,PNS, dan golongan masyarakat lainnya
e.       Bidang kesehatan
1)      Melakukan survey terhadap kesehatan masyarakat dan lingkungan seperti imunisasi, KB, dan masalah-masalah yang berhubungan dengan kesehatan dan lingkungan.dengan observasi dan silaturahmi ke posyandu dan posbindu di kelurahan Betungan.
3.      penyusunan program
Pada minggu pertama, penyusunan program berorientasi pada tahap kunjungan dan survey sekaligus melakukan sosialisasi,observasi,konsultasi dan mengikuti sebagian kegiatan masyarakat yang ada di kelurahan balakembang khususnya pada kegiatan pengajian rutin bapak-bapak dan ibu-ibu.disekitar posko KKN-PM-PM.

B.     KEGIATAN NYATA MINGGU II
1.      Bidang Keagamaan     
a.       Mengikuti dan mengisi kultum pada saat teraweh dimasjid di wilayah kelurahan Betungan
b.      Berpartisipasi dalam TPQ kelurahan Betungan
2.      Bidang Pendidikan
a.       Melakukan observasi system KBM di SDN 101
b.      Membantu dalam kegiatan KBM dan administrasi pembelajaran di pemerintahan, PAUD di wilayah kelurahan Betungan.
3.      Bidang Pemerintahan
a.       Membantu penertiban system administrasi pemerintahan kelurahan yang meliputi managemen  personalia, tata usaha dan kelengkapan data lainya.
b.      Melakukan survai dan observasi ke tingkat RT dan RW.
c.       Melakukan penyuluhan dan sosialisasi di tiap RT dan RW tentang visi dan misi KKN-PM – PM UMB.
4.      Bidang Sosial, Ekonomi, Budaya dan Hukum
a.       Bakti social melaksanakan jumsih khususnya di lingkungan mesjid Al-Zalzalah.
b.      Melakukan pnyuluhan kepada masyarakat di kelurahan Betungan tentang keberadaan kegiatan KKN-PM yang dapat dijadikan motivasi dan dukungan program pembangunan yang ada di kelurahan Betungan.
c.       Mengunjungi para pengusaha home industry yang berada di wilayah kelurahan Betungan sekaligus memberikan arahan atau motivasi bagi para pengusaha tersebut untuk lebih selektif dalam kualitas produk yang dihasilkan serta manajemen yang baik untuk mencapai usaha yang  lebih baik.
d.      Mengunjungi para petani yang berada di wilayah kelurahan Betungan sekaligus memberikan arahan atau motivasi pagi para petani tersebut untuk lebih selektif dalam menentukan bibit yang lebih berkualitas dan penggunaan pupuk yang berdasarkan penelitian para ahli pertanian untuk mencapai hasil panen yang memuaskan.
e.       Bertakjiah kepada warga yang tertimpa musibah.
5.      Bidang Kesehatan
a.       Melakukan observasi ke setiap posyandu yang ada dikelurahan Betungan
Tujuan dilaksanakannya kegiatan Universitas Muhammadiyah Bengkulu pada masing-masing program kegiatan di atas adalah dalam rangka mengembangkan keilmuan dan manfaat dari masalah yang di teliti yang situasi yang berbeda atau bertolak belakang dengan konsep atau teori yang ada sehingga dicarikan solusi atau tindakan yang lebih tepat dan bermanfaat baik bagi mahasiswa maupun masarakat khususnya maupun semua lapisan masarakat.
Atas dasar kegiatan nyata yang dilakukan pada tmasing-masing bidang dalam penyelesaian masalah yang telah diidentifikasikan sebelumnya, Alhamdulillah kegiatan nyata tersebut sangat dirasakan manfaatnya dan meruakan suatu cara praktis dalam menangani masalah, yang mana setiap kegiatan yang dilaksanakan tersebut tidak terlepas dari system atau asas musyawarah yang dipandu dengan konsep dan teori yang ada sehingga dapat diselesaikan dengan baik dan berhasil.
C.    TUJUAN DAN TARGET
1.      Tujuan
Tujuan dari kegiatan KKN-PM yang nyata adalah sebagai berikut:
a.       Menyamakan persepsi, sikap dan langkah mahasiswa dan pemerintah agar tidak terjadi mis komunikasi
b.      Meningkatkan dan mengoptimalkan koordinasi keluarga, perguruan tinggi, pemerintah kelurahan dan instansi terkait agar selalu terjalin hubungan yang  baik.
c.       Menambah pengetahuan dan wawasan mahasiswa menghadapi masalah-masalah paraktis yang ada dan berkembang di masarakat dengan alasan pencarian solusi yang baik dengan cara tidak menimbulkan masalah yang baru.
d.      Menyelaraskan antara masyarakat dan pemerintah kelurahan agar tidak terjadi keacemburuan social.
2.      Target
Dengan adanya kegiatan nyata yang diaksanakan mahasiswa melalui kegiatan KKN-PM ingin menmbah sedikit pengetahuan dan wawasan measarakat agar lebih tinggi dapat mengurangi tingkat apatis, penderitaan social, membantu pemerintah dalam melaksanakan program wajar diknas 9 tahun, menghilangkan kecemburuan social antara pemerintah kelurahan dan masarakat agar terjalin hubungan yang harmonis, meningkatkan efektifitas kerja pemerintah kelurahan dan masarakat.
D.    BIDANG GARAPAN MINGGU III
1.      Bidang Keagamaan
a.       Mengikuti dan mengisi kultum di setiap mesjid yang ada di kelurahan Betungan.
b.      Peran aktif dalam kegiatan pengajian bagi anak-anak santri di TPQ Al-zalzalah.
c.       mengadakan perpisahan dan ucapan terima kasih dengan para ulama dan tokoh instansi terkait.
2.      Bidang Pendidikan
a.       Peran aktif dalam kegiatan KBM PAUD
b.      Mengadakan sharing dengan para guru terhadap proses pembelajaran
c.       Melaksanakan pendataan sejauh mana tingkat pendidikan yang ada di kelurahan Betungan.
d.      Membantu kegiatan dalam pengembangan diri
e.       Mengadakan perpisahan dengan pimpinan dan stap instansi yayasan
3.      Bidang Sosial,Ekonomi,Budaya dan Hukum.
a.       Peran aktif dan kegiatan bakti social membangun
b.      Peran aktif dalam kegiatan social diantaranya membersihkan lingkungan, mesjid dan kantor kelurahan
c.       Mengadakan perpisahan dengan masarakat setempat dan sebagai tanda islah dari KKN-PM Kelompok Betungan I memberikan cendramata untuk keperntingan mesjid di Al-zalzalah
4.      Bidang Administrasi dan Pemerintahan
a.       Mengadakan konsultasi dengan pihak pemerintahan kelurahan tentang pelaksanaan kegiatan KKN-PM
b.      Mengadakan evaluasi penertiban administrasi pemerintah kelurahan
c.       Peran aktif dalam kegiatan pekerjaan pemerintah kelurahan
d.      Mengadakan perpisahan tingkat kelurahan dan sebagai tanda islah dari peserta KKN-PM kelomopok Betungan I menyerahkan cendramata yang sekiranya bermanfaat.
E.     Permasalahan Masyarakat
1.      Bidang Keagamaan dan Kemuhammadiyahan
a.       Kurangnya perhatian para pemuda dalam menjalankan shalat berjamaah di mesjid
b.      Kurangnya minat para remaja (umur 13 tahun ke atas ) untuk belajar mengaji di di majlis  atau madrasah
c.       Kurangnya perhatian orang tua dalam pendidikan agama anak yang sudah tamat dari sekolah SD
d.      Sebagian masyarakat kurang dalam pemahaman agama dan kurang mementingkan akan pengajian mingguan.
e.       Tidak adanya tupoksi dari remaja para remaja mesjid sehingga kurang kesadaran bagi para remaja dalam rangka mengikuti pengajan-pengajian tertentu.
f.       Kurangnya perhatian orang yang mengerti terhadap pemahaman agama dalam pendidikan agama islam di masyarakat.
g.      Kurangnya jamaah Muhammadiyah di Lingkungan masjid Betungan.
2.  Bidang Pendidikan
a.       Tidak adanya sekolah tingkat atas (SMA), sekolah lanjutan tingkat (SLTP), juga tidak adanya perguruan tinggi, yang ada hanya SD dan PAUD, sekolah SD pun hanya terdapat instansi yaitu SDN Cibungur dan SDN Rancakadu yang baru di buka 2 tahun yang lalu, yang perkembangannya semakin menurun, dikearenakan tempat yang kurang strategis dan kurang terurus sehingga minat masyarakat kurang.
b.      Kurangnya guru yang mengajar di MDA, TPQ dan lain-lain, dikarenakan kurangnya kesejahtraan guru.        
3.      Bidang Administrasi Pemerintah
a.       Permasalahan yang dihadapi masyarakat kelurahan Betungan Kecamatan Selebar dalam bidang pemerintahan adalah sebagai berikut:
b.      Belum terlaksananya manajemen kepemerintahan yang baik dan sempurna
c.       Kurang adanya pembinaan secara khusus mengenai tata dan tekhnik pemerintahan kelurahan, dengan demikian secara keseluruhan roda pemerintahan berjalan atas dasar tingkat yang sederhana.
d.      Kurangnya interaksi antara pemerintah dan masyarakat sehingga ada sebagian masyarakat yang tidak tahu orang yang menjadi kepala kelurahan.
e.       Kurang puasnya masyarakat dalan kinerja pemerintah, dikarenakan kurangnya komunikasi dan koordinasi dari pemrintah kepada masyarakat, contohnya pemilihan ketua RW yang sembunyi-sembunyi.
4.      Bidang Sosial, Ekoknomi, Budaya dan Hukum
a.       Kurangnya partisifasi aktif masarakat terhadap pemeliharaan sarana ibadah dan lingkungan
b.      Pengetahuan masyarakat yang masih rendah, di bidang pertanian, tanaman pangan, dan masih menggunakan system tanam dari para petani terdahulu.
c.       Kurangnya usaha penerapan kebersihan dalam kinerja karyawan suatu pabrik.
d.      Banyaknya warga yang melakukan kegiatan usaha di luar kelurahan Betungan sehingga potensi yang ada di kelurahan Betungan menjadi terabaikan.
e.       Masyarakat terpaku kedalam keadaan dan budaya yang telah ada, yang telah diwariskan dari leluhur kelurahan Betungan.
f.       Berkurangnya budaya gotongroyong dilingkungan masyarakat.
5.      Bidang Kesehatan
a.       Sebagian masarakat kelurahan Betungan Kecamatan Selebar memberlakukan pola hidup bersih dan sehat (PHBS), namun belum begitu optimal, karena sebagian masyarakat yang kurang perhatian terhadap kesehatan lingkunga sendiri.

F.     Pendekatan Yang Di Lakukan
Atas dasar survey dan penelitian maka kami mengetahui beberapa permasalahan yang ada dikelurahan Betungan Kecamatan Selebar. Kami melakukan beberapa pendekatan-pendekatan baik secara objektif maupun secara kualitataif. Kemudian pendekatan tersebut dimaksudkan untuk mengetahi sejauh mana masalah yang dirasakan paling menkelurahank di wilayah Betungan. Pendekatan yang kami lalkukan adalah dengan cara kunjungan, dan silaturahmi serta waawancara dengan system pendekatan secara kekeluargaan, serta memberikan sedikit saran dan arahan agar permasalahan sedikit bisa diselesaikan dengan tidak  menimbulkan masalah baru yang sekiranya menjadi halangan dalam laju kepemerintahan kelurahan.
1.      Pendekatan Bidang Keagamaan
a.       Peran aktif dan ikut berpartisipasi dalam kegiatan keagamaan seperti menghadiri pengajian rutin, shlalat berjamaah, untuk jadi motivasi bagi  masyarakat.
b.      Ikut serta dalam proses pendidikan MDA bagi anak-anak setempat, dan memberikan wawasan akan pentingnya ilmu agama bagi kehidupan.
c.       Memberikan pemahaman akan pentingnya ilmu agama bagi masyarakat dalam mengisi pengajian bapak-bapak
d.      Mengadakan perlombaab keagamaan untuk memotivasi anak-anak dalam pendidikan keagamaan.       
2.      Pendekatan bidang pendidikan
Berperan aktif dalam kegiatan proses belajar mengajar di tingkat MDA dan PAUD ini tidak lain hanya untuk memberikan motivasi bagi guru dan khususnya bagi siswa untuk selalu bersemangat dalam mencari ilmu dan mengikuti proses pembelajaran dengan baik dan aktif
3.      Pendekatan bidang pemerintahan
a.       Membantu dalam penataan system administrtasi pemerintahan
b.      Membantu menyelesaikan data-data yang belum lengkap
c.       Mengadakan sharing tentang pekerjaan yang di gelutinya
4.       Pendekatan Bidang Sosial, Budaya dan Hukum
a.       Mengadakan jumsih bersama-sama dengan masarakat setempat.
b.      Memberikan arahan dan saran kepada masarakat supaya berusaha meningkatkan system pertanian dengan menggunakan system yang tepat dan modern sehingga dapat memberikan hasil yang yang lebih baik
c.       Mengadakan penyuluhan akan pentingnya budaya gotong royong dan mengadakan kerja bakti
d.      Memberikan penyuluhan kepada anak-anak remja sebagai calom generasi muda untuk bisa lebih membangun kelurahan lebih baik lagi dengan menanmkan pada diri anak akan pentingnya tuntutan belajar.
e.       Memberikan penyuluhan pagi para home industry untuk  meningkatkan usahanya menjadi usaha yang lebih besar lagi.
5.      Pendekatan Bidang Kesehatan
Sedikit memberikan pemahaman kepada masarakat pentingnya menjaga dan memelihara kesehatan lingkungan, melalui silaturahmi dengan kader-kader posyandu, posbindu, program KB, Ibu-ibu hamil dan sarana-sarana lainnya\

G.    Hambata dan Kemudahan
1.      Hambatan
Bila kita telaah dari setiap pelaksanaan kegiatan selalu timbul nilai positif dan negatifnya, namun intinya suatu kegiatan bukanlah suatu hal yang memberatkan tetapi itu semua hanyalah resiko yang harus dihadapi, begitupula dari segi paktor penghambat dalam kegiatan KKN-PM yang dilaksanakan di kelurahan Betungan secara keseluruhan berdasarkan survey yanag sudah dilakukan pada  tahap awal memang ditemukan adanya beberapa paktor hambatan yang memungkinkan yang menjadi nahan kajian yang harus benar-benar diperhatikan oleh semua kalangan masarakat.
Secara signifikan kendala-kendala yang dihadapi diantaranya:
a.       Masih adanya anggapan bahwa mahasiswa yang melakukan KKN-PM datang dengan membawa dana bantuan seperti bantuan dari pemerintah, pusat dan daerah, bahkan ada anggapan bahwa mahasiswa banyak membawa perbekalan untuk membantu kesejahteraan masarakat sekitar.
b.      Jauhnya posko kelompok KKN-PM dengan kelurahan sehingga kurangnya komunikasi dan kondisi jalan yang rusak sehingga kalau kalau di lalui dengan jalan beroda dua harus berhati-hati terutama jalan di depan kelurahan yang sering dilalui oleh anggota KKN-PM
c.       Sulitnya transportasi yang dibutuhkan mahasiswa.
d.      Sebagian masyarakat belum begitu sadar akan pentingnya pendidikan formal
e.       Tidak tersedianya sekolah unggulan (SLTA), SLTP dan SDN pun masih minim, sehingga lapangan untuk mengembangkan potensi mahasiswa pada bidang pendidikan hanya tertuju pada pengajian dan pendidikan paud.


2.      Kemudahan
a.       Masarakat kelurahan mudah bersosialisasi dan tidak tertutup dengan apa yang ada sehingga penerimaannya lebih baik.
b.      Pasilitas keagamaan terutama mesjid, majlis ta’lim yang strategis sehingga mudah di jangkau.
c.       Social budaya serta adat istiadat masarakat kelurahan Betungan tidak bertentanga dengan agama bahkan tokoh masarakat dan para guru di kelurahan Betungan kebayakan alumni dari syamsul ‘ulum sehingga penerimaannya sangat baik.
d.      Posko KKN-PM Kelompok Betungan Iberada pada lingkungan yang kondisi agamanya masih sangat kuat seperti kebiasaan shalat berjamaah yang lima waktu rutin berjamaah, karena lingkungan yang ada pada lingkungan pesantren.

H.    Evaluasi Kegiatan KKN-PM
Pada akhir kegiatan Universitas Muhammadiyah Bengkulu mahasiswa, kami Kelompok Betungan Idapat melaksanakan program KKN-PM sampai dengan selesai, meskipun masih banyk kekurangan dan tidak sesuai dengan apa yang diharapkan, walaupun demikian kami tetap optimis bahwa kegiatan yang dilaksanakan dapat bermanfaat.
Selama kegiatan KKN-PM kami mengucapkan terima kasih kepada pembimbing dan penitia pelaksana yang telah memberi arahan serta dukungan atas terlaksananya program kegiatan Kuliah Kerja Nyata Pemberdayaaan Masyarakat (KKN-PM-PM) Kelompok Betungan Idi kelurahan Betungan.
BAB III
KESIMPULAN DAN SARAN

A.     Kesimpulan
1.      Setelah melaksanakan kegiatan Kuliah Kerja Nyata Pemberdayaaan Masyarakat (KKN-PM-PM) di kelurahan yang dilakukan melalui observasi pada akhirnya dapat di tarik kesimpulan yang dapat dijadikan sebagai media pembelajaran bagi pembaca pada umumnya dan bagi para peserta Kuliah Kerja Nyata Pemberdayaaan Masyarakat (KKN-PM-PM) pada khususnya, adapun kesimpulan yang kami dapatkan antara lain:
2.      Kelurahan simdangpalay, kecamatan SELEBAReum kota BENGKULU merupakan daerah yang sedang berkembang yang sebagian penduduknya masih kuat dalam keagamaannya.
3.      Di Kelurahan simdangpalay, kecamatan SELEBAReum kota sukabum belum tersedianya pendidikan SLTA dan SLTP begitupun perguruan tinggi karena daerah yang sebagian besar persawahan dan perkebunan dan masih kurang jumlah home industry.
4.      Kelurahan Betungan masih kurang memperhatikan kesejahtraan guru agama sebagai pendidik anak-anak.
5.      Kelurahan simdangpalay, kecamatan SELEBAReum kota BENGKULU merupakan masarakat yang peduli akan pendidikan formal wajib 9 tahun namun sebagian masarakatnya masih belum paham akan wajibnya pendidikan agama bagi anak.
6.      Sarana dan prasarana cukup memadai untuk melaksanakan Kuliah Kerja Nyata Pemberdayaaan Masyarakat (KKN-PM-PM)
7.      Respon masarakat terhadap peserta KKN-PM sangat baik dan mendukung dalam setiap kegiatan.
8.      Sebagian besar kehidupan masarakat cukup baik yang pada intinya masih banyak kegiatan gotong royong dalam menyelesaikan kegiatan yang bersifat umum dan keagamaan.
9.      Sebagaim masarakat kelurahan Betungan masih merasakan akan kepuasan kinerja pemertintahan dikarenakan kurangnya koordinasi dan kumunikasi antara pemrintah dan masarakat.

B.     Saran 
Saran kami sebagai peserta KKN-PM yang masih kurang pengalaman dalam bidang kemasarakatan semoga dapat dijadikan pengalaman. Dengan segala hormat dan kerendahan hati berikut ini kami mengemukakan beberapa saran-saran yang mudah-mudahan dapat menjadi bahan pertimbangan dan perhatian bagi kesejahtraan masarakat itu sendiri, adapun saran-saran kami selaku peserta KKN-PM adalah sebagia berikut:
1.      Kami mengharapkan agar segala masalah yang kami temukan dimasarakat agar menjadi bahan perbandingan untuk dijadikan recomendasi kepada instansi yang terkait sehingga pelaksanaan pembangunan khususnya dikelurahan Betungan dapat berjalan lebih baik dari sebelumnya dan sebagaimana mestinya.
2.      Hendaknya pemerintah tidak hanya mensosialisasikan akan pentingnya pendidikan wajar dikdas 9 tahun, tetapi juga pemerintah harus mensosialisasikan akan pentingnya pendidikan keagamaan bagi anak remaja dan pemuda guna menciptakan lingkungan yang agamis.
3.      Hendaknya hubungan antara pemerintah dan masarakat terjalin akrab sehingga masarakat mengetahui semua keputusan dan kebijakan yang di ambil pemerintah.
4.      Agar  pemerintah pusat dan daerah bisa memberikan solusi dan bantuan kepada masarakat diharapkan dapat terjun langsung kelapangan guna melihat kekurangan ataupun kendala yang di hadapi pemerintah kelurahan Betungan.


 
LAPORAN AKHIR
KULIAH KERJA NYATA PEMBERDAYAAN MASYARAKAT
(KKN-PM) ANGKATAN III TAHUN 2012
Oleh :
1.       FATKUR ROHMAN (0919250007) FAI/TARBIYAH: KETUA
2.       FATHUSSHAHIB SEKERTARIS
3.       RUDI AFRIANSYAH.
4.       BENI SANJAYA
5.       ITA FITRI NINGSIH
6.       LIKARNAWATI
7.       WINA SUMARTI
8.       GUSMITA
9.       ELVA FITRIANI
10.    ADE DEA KRISTIANTI
11.    ZAHROTUL LINA ANDARWATI



KELURAHAN BETUNGAN
KECAMATAN SELEBAR
KOTA BENGKULU
UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH BENGKULU
2012

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar